Selasa, 17 April 2012

Kuliah : dari seorang Gamer ke Blogger


Judul postingan ini dapat inspirasi dari postingan temen blogger baru ane .. hamida

Sedih banget guys harus kehilangan teman-teman kepercayaan kita, padahal teman tersebut sudah saya anggap sebagai saudara sendiri. Kejadian ini bermula ketika saya sudah mulai rada-rada menggeje, saat menginjak semester 2 beberapa teman kampus mulai menjauh, ini disebabkan lingkungan saya di asrama kampus lebih suka game, anime, manga ,dorama dan movie action. sehingga saya pun ikut-ikutan jadi ketagihan nonton anime dan dorama =.=", cuma bedanya saya lupa diri dan lupa waktu, kuliah malah ditinggal nonton naruto, bleach, onepiece. Jadinya gak nyambung dengan bahasan teman-teman yang lagi on-fire untuk menuntut ilmu dikampus.

Setelah malas kuliah karena nonton anime seperti naruto, malamnya saya ngegame di game center online dengan beberapa teman, paket murah 10ribu untuk 10jam, dari jam 20.00-06.00 bahkan saat  besoknya mau UAS sekalipun (ujian akhir semester, red) malamnya saya sempatkan maen game dulu, sampai ada yang ketiduran karena ngantuk dan akhirnya tidak mengikuti ujian mata kuliah tersebut. Alhasil ips saya turun menjadi 2,** dari yang sebelumnya 3,**, teman-teman sma yang kuliah ditempat yang sama pun tak percaya nilaiku segitu, "kok bisa??" tanya mereka singkat yang kujawab dengan lalu lalang dan menghindar. Orang tua pun ikut marah-marah, berpikir pasti ada sesuatu yang terjadi pada saya. "kamu kenapa sih med, kok bisa nilaimu seperti itu, mikir cewek ta??"tanya ibuku serius, "bukan bu, tugas saya kebanyakan pakai komputer, memprogram, pelajaran komputer kan paling rumit, sma aja nilai gak pernah nyampek 8" jawaban anak yang polos ini pun langsung diterima. :)


Semester 3 nya saya dibelikan komputer ma ortu, lebih tepatnya kakak perempuan saya atas instruksi ortu. karena yang kaya sebenarnya saya dan kakak perempuan saya, loh kok? ini tak lepas dari perjuangan saya di sma, bayangkan ~3/4 hari untuk belajar, biasanya jam 23.00 sampai jam 01.00 dinihari baru selesai, sehingga saya bisa kuliah gratis dan mendapat uang saku untuk biaya hidup berlebih sebesar 600k/bulan, uang saku tersebut meningkat terus seiring dengan meningkatnya gaji pns.
masa kejayaan sma :)
Tiap bulan kakak perempuan saya yang sudah berkeluarga dan tinggal di kota Malang mengirimi uang untuk keluarga di Gresik, saya juga kadang-kadang ngasih kalau mereka membutuhkan :). Ok, apa yang terjadi setelah dibelikan komputer?? ternyata saya makin menjadi-jadi nonton anime dan ngegamenya..alhasil ips saya turun lagi jadi 1,** ortu pun sudah agak stres dengan nilai buruk saya, memang sih mereka tidak melampiaskan kemarahan dengan kontak fisik, namun pernyataannya menggigit, "jangan-jangan utekmu gak mampu med yo, wes wong tuwo iki cuma iso dungakno ae mugo-mugo lancar, pelajaranmu kan yo kene gak ngerti". komentar ayah saya singkat namun sangat nylekit, seperti diiris-iris hati ini. Disemester 3 ini juga saya mulai sudah gak nyambung dengan bahasan teman-teman kampus, ketinggalan materi menyebabkan tidak mengerti apa yang sedang menjadi bahan obrolan =.=". Sedih karena dulunya teman-teman yang sebelumnya akrab sekarang jadi sering gak nyambung dan merasa gak nyaman berada di dekat saya.

Semester 4 tempat membalas semua kebodohan yang saya lakukan disemester lalu, mencoba memperbaiki diri, mengurangi nonton anime dan ngegame karena belum bisa meninggalkan sepenuhnya. Ternyata ips naik jadi 2,**  saya cukup puas karena merasa sudah ada usaha untuk belajar dan memperbaiki diri, orang tua saya nocomment, sepertinya belum puas dengan hasil yang saya dapatkan.

Semester 5 saya mendaftar jadi asisten dosen, harus mengikuti prosedur ini itu sempat membuat saya ingin menyerah, apalagi ditengah-tengah prosedur itu, saya kehilangan lepi dan hp namun akhirnya berhasil juga masuk ke lab meski sempat tidak percaya dengan kemampuan dan niat yang pas-pasan. Barulah saya tahu kenapa saya diterima meski skill sebenarnya belum menemui standar, ternyata banyak konspirasi yang ingin dikerjakan dosen, menyuruh mahasiswa untuk melakukan ini itu untuk kepentingan mereka dengan dalih untuk kemajuan lab dan para asistennya. Saya pun curhat ke mbak yang juga berprofesi sama. "dikampusku lo med, dapet fee jadi asisten, aku yo kadang-kadang nyuruh arek gantiin, soale ada keperluan lain e". Lagi-lagi saya cuma bisa mengernyitkan dahi, meneguk ludah, rasanya gimana gitu, tugas berat disuruh ini itu, kesana kemari tanpa fee, bahkan malah sering nalangi T_T.  Namun di lab saya bisa mempelajari ilmu jaringan, yah lumayanlah paling tidak dengan ilmu tersebut saya bisa buat warnet sendiri kalau mau. Disemester ini juga saya diangkat menjadi Moderator-bnet mengingat skill gamer saya yang gila di kampus. Bnet atau battle net adalah semacam aplikasi agar game bisa dimainkan bersama dilingkungan inherent kampus. Ternyata game yang saya mainkan banyak pecandunya juga dikampus, sehingga dibentuklah server bnet ini. Lagi-lagi karena ini saya lupa kuliah.. tidak jauh beda dengan semester 2 dan 3. ortupun sudah nocomment, hanya berpesan agar tidak terlalu sering ngegame.

Semester 7 ibu saya dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, ayah memang kelihatan tegar menerima tamu-tamu yang datang menghibur, tetapi setelah minta pamit kebelakang ternyata orangnya menangis -_-", gak nyangka bisa nangis karena selama ini yang kukenal orangnya galak.. Terasa banget perbedaannya, ketika ada ibu dan tidak, seperti ada yang kurang, ada sesuatu yang hilang, tidak ada teman ngobrol, tidak ada yang menawari makanan, membuatkan teh hangat atau service service menguntungkan lainnya :(,... Tapi tidak lama beberapa bulan kemudian sudah ada penggantinya(nikah tanpa diskusi sama anak-anaknya ne), yups sekarang saya tinggal bersama ibu tiri dan anaknya, RUMIT..... sekarang rumah saya seperti medan pertempuran.. Bayangkan saja, ketika tetangga kita ada yang meninggal, masak kita gak menjenguk, menghibur, atau membantu apalah.. gak kepikiran juga apa sebenarnya yang ada di otak ibu tiri saya tersebut. Saat tetangga sebelah rumah mengingatkan ke ibu tiri saya untuk  bantu-bantu karena ada tetangga yang meninggal. malah jawabannya gini "Loh, si X kan membantu gara-gara dibayar sama Laily" (laily mbak saya red, nah sebelumnya kan ibu saya meninggal jadi tetangga bantu-bantu dirumah kita), "DUORRRR", meletus langsung hati tetangga saya tersebut padahal semasa hidupnya orang yang meninggal tadi sering membantu keluarga saya dalam segala hal, bahkan perlakuan waktu saya masih MI masih terkenang dilubuk hati yang paling dalam, entah itu memberi makan gratis, memberi uang, atau bahkan membantu mengoperasikan alat-alat tertentu. terkenang akan jasa tetangga yang meninggal tersebut, perlakuannya sudah saya anggap sebagai ibu sendiri. Sayangnya perlakuan ikhlas tetangga saya harus dihancurkan dengan satu kalimat saja. Akibatnya sampai saat inipun rumah saya masih seperti medan perang. Pecah sudah hubungan tetangga, keluarga dan sanak family juga. =.=".

Dikampus juga terjadi hal yang tidak menyenangkan, teman yang sudah saya anggap sebagai saudara ternyata berkhianat, dia memberikan akses komputer pribadi saya kepada orang lain, dan untuk kepentingan temen-temennya. Saya marah dan langsung memutuskan persahabatan tersebut, saya remove contact hpnya, blok ym dan facebooknya, dan menyuruh agar jangan sekali-sekali kembali ketempat saya lagi.

Disaat rumah sudah tidak seperti surga lagi, dikhianati teman kepercayaan, pikiran saya kesana kemari, galau total sudah, seperti sudah tak punya tempat berteduh lagi. Untunglah dari saudara, sanak family dan tetangga saya tidak tinggal diam, mereka memberi masukan-masukan berharga. Semangat untuk memperbaiki diri pun berkobar lagi, game di komputer pun terkunci, soalnya ganti operating sistem, bukan windows lagi, tapi linux, sengaja agar komputer saya tidak bisa memainkan game yang membuat saya lupa diri tersebut. Di fase ini datang temen-temen lab baru, generasi-generasi asisten dosen yang brilian menurut saya, terbanyak dalam sejarah, dengan otak-otak encer dalam segala hal. Saya pun belajar banyak hal kepada mereka, meskipun sedikit malu karena belajar pada orang yang lebih muda, kebetulan dari asisten tersebut ada yang suka blogging, kelihatannya kok asyik banget dia mengutak atik blognya tersebut, keunggulan dan kesenangan apa gerangan, akhirnya saya pun mencoba mengecek  websitenya, saya baca-baca, ternyata mengasyikkan juga, apalagi kalau ada komentar-komentar yang ngaco dari entri yang ngaco pula , haha.. dan akhirnya saya mengenal dunia blogger dengan cara blogwalking(baru paham setelah dijelasin temen-temen blogger lainnya) blog yang satu ke blog lainnya, ternyata kehidupan itu bermacam-macam diluar sana, beda banget dengan gaya hidup ngegame saya yang monoton, sekali game selesai, y sudah selesai tidak ada jejak, bandingkan dengan blogging yang outputnya bisa dinikmati semua orang, bisa jadi ketika kita publish tulisan di blog, pada jam yang sama, menit yang sama, dan detik yang sama, disuatu tempat dibelahan dunia yang lain ada seseorang yang sedang membutuhkan pesan dari apa yang kita tulis itu, meskipun tidak pada saat itu juga, tulisan tersebut akan bermanfaat bagi orang tersebut dikemudian hari. Ikut mengalir pemikiran saya.. mengikuti gaya hidup blogger yang lain, hasilnya lebih baik, kepribadian lebih tertata dan masih banyak hal lainnya yang bisa saya tiru dan memanfaatkannya dari acara blog walking. 

"Tit Tit Tit" bunyi dering hp, ternyata teman saya yang pernah saya usir menelepon karena masih membutuhkan saya untuk diskusi masalah tertentu, mengingat saya juga butuh ilmunya dia dalam beberapa hal lain akhirnya saya mengizinkannya belajar bareng lagi sama saya, dan apa yang akhirnya saya dapatkan?? ternyata keputusan saya mengizinkannya sangat tepat, kita saling bertukar ilmu, yang sebelumnya tidak tahu jadi tahu, yang gak paham jadi paham, bahkan teman saya memberi lebih banyak ilmu, materi dan pengetahuan dari yang saya berikan, dia memberikan salah satu akses komputernya pada saya, diajak makan bareng di kampung steak, cerita pengalaman kerja sebagai freelancernya sekaligus menawari saya, bahkan kalau butuh bantuan dalam masalah yang dia bisa, dia siap membantu saya. Memang kalau kita sudah membuat kenangan dengan seseorang kemudian merasa nyaman,tentram,damai dan cocok kepribadiannya, kita tidak bisa serta merta menghapus kenangan tersebut. 

Segala masalah yang terjadi harus kita selesaikan supaya berakhir dengan happy ending bukan??
Alhamdulillah akhirnya ip saya naik lagi jadi 3,**  punya temen baru yang ok punya, punya hal baru untuk dikerjakan yang manfaatnya lebih daripada sekedar game. :) 
"artikel ini di ikut sertakan dalam lomba blog #sukasuka di genksukasuka yang di sponsori oleh bunda desi, kakjuli dan teh ani berta",

lomba blog #sukasuka

21 komentar:

  1. Edyaaan, di warnet 10 jam waww...
    Hm. Perkataan bapakmu. Aku nggak melihat nylekitnya neng ngendi, wkwkwk.
    Well yeahhh, semoga menang aja deh ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. @.@ thank you,, haha... , menghina banget tuh bapakku, otak gak mampu, dikira idiot kali gw O.o

      Hapus
  2. heum .... ya ya ya
    pokoknya dari blogging jangan sampe merusak kuliah saja :D

    BalasHapus
  3. Wualalaah...gw kaga ngerti bahase jawa nye, transliitt donggg :D
    kuat banget tuh mata maen game 10 jam... ckckk
    moga makin semangatt ngeBLOG brader ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. ^biasanya aku maen game minimal 10jam mbak :D
      @.@ amin.. moga tetep semangat..
      buat mbak juga moga sukses terus dalam hal apapun dan tetap semangat :)

      Hapus
  4. nice :)
    saya senang mengikuti postingan anda
    postingan yang menarik .

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami.

    BalasHapus
  5. i love ur post, keep share^^
    mampir balik ke website kami yaa...
    berbagi pada sesama dengan mengunjungi http://hapeduli.hajarabis.com/

    BalasHapus
  6. your post is nice.. :)
    keep share yaa, ^^
    di tunggu postingan-postingan yang lainnya..

    jangan lupa juga kunjungi website dunia bola kami..
    terima kasih.. :)

    BalasHapus
  7. tulisanmu bikin terharu...

    @_@

    aku juga suka anime, tp gak separah cerita di atas. :P

    BalasHapus
  8. tragis idupmu, nak. dulu aku malah keranjingan internet karna stress ngerjain skripsi. untungnya aku gak punya banyak duit, jadi kalo ke warnet pun gak nyampe berjam2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ceritanya sangat berliku namun indah bagai sungai berbatu dan mengalir menemukan jalan yang benar dengan inspirasi melalui Blog, keren :)

      Semoga menang ya :D

      Hapus
  9. Balasan
    1. wah thank you :D, moga menang ye... >.<
      sukses juga buat falzart

      Hapus
  10. Dan selamat ya...menang. jADI gak ada salahnya dari gamer ke blogger. hehe

    BalasHapus
  11. selamat anda beruntung menjadi salah satu pemenang di lomba blog genksukasuka cek disini yah : http://www.genksukasuka.com/2012/05/pengumuman-lomba-blog-genksukasuka.html segera kirim data diri anda, trimakasih

    BalasHapus
  12. datadiri sudah terkirim mas jay ^. thank you

    BalasHapus

have a question, just spill it :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...