dapat tugas dari pak bos untuk scanning dokumen, speed nya ternyata rata-rata 1 menit per halaman.
jadi kalau ingin scan 30 halaman, maka kira2 waktu yang dibutuhkan adalah 30 menit.
speed tersebut dengan menganggap orang yang me-scan adalah orang yang pernah menyecan sebelumnya, tanpa gangguan, ada tempat naruh laptop
printer scanner yang digunakan pada saat itu adalah brother MFC-J430W.
Sunday, May 24, 2015
Sunday, May 10, 2015
Gejala Kerusakan Pada MotherBoard dan Cara Mengatasinya

Jika PC sering kali menunjukan adanya peng-alamatan yang rumit, atau menampilkan suatu pesan error, mengeluarkan bunyi beep yang terus menerus secara beraturan atau tidak beraturan, PC tersebut kemungkinan besar sedang dalam masalah, saya akan memberikan Tips dan solusi untuk mengatasi masalah tersebut dan PC Anda dapat berfungsi kembali seperti sedia kala.
Masalah atau kerusakan yang timbul biasanya dikategorikan dalam 2 jenis kerusakan yaitu : Masalah atau kerusakan Hardware dan Software.
Jenis Kerusakan Dapat dikategorikan menjadi 2 kategori, yaitu :
1. Kerusakan Pada Hardware (Perangkat Keras)
2. Kerusakan Pada Software (Perangkat Lunak)
Kerusakan pada Hardware :
Masalah dengan komponen Hardware perlu penanganan yang serius karena sulit dilokalisir dan disingkirkan tanpa tools yang tepat, keahlian dan pengalaman yang menunjang. Penjelasan akan berkisar pada masalah yang sering terjadi disertai dengan cara mengatasinya.
1. Kerusakan Pada Power Supply
Gejala :
Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala.
Solusi :
Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.
Masalah :
Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor menyala.
Solusi :
Lakukan seperti langkah diatas, tetapi jika masih belum ada respon berati masalah ada pada Power Supply, Silahkan anda ganti PS nya, Saya sarankan sebaiknya anda ganti saja Power Supply yang rusak dengan yang baru, dan hati-hatilah dalam pemasangannya.
Catatan : Jika kerusakan hanya pada Power Supply saja, Setelah anda menggantinya, komputer akan kembali bekerja dengan normal. Kecuali jika ada masalah pada komponen yang lainnya seperti Mother Board, VGA Card dan Memory.
2. Kerusakan Pada Mother Board
Gejala :
Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.
Solusi :
Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.
Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mother board tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS
3. Kerusakan Pada Harddisk
Gejala :
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan “harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan “press F1 to continou” setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan “Operating system not found”.
Solusi :
Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.
Gejala :
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan “Operating system not found”.
Solusi :
Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah diatas
Gejala :
Solusi :
Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shot down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software…..Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector….pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Aktif.
4. Kerusakan CD/DVD/ROM/RW & Floppy Disk
Gejala :
Jenis kerusakan yang biasa ditemui :
1. Tidak terdeteksi di windows
2. Tidak bisa keluar masuk CD
3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)
Solusi :
1. Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
2. Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.
3. Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.
4. Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud (langkah-langkah diatas secara lengkap dapat anda temukan di e-book “Metode perbaikan komputer cepat dan akurat” dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi member perbaikankomputer.com
Masalah BIOS
Gejala :
Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
Solusi :
Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.
Gejala :
CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.
Solusi :
Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.
Berikut Pesan kesalahan BIOS :
Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua. Motherboard menandakan kesalahan yang sama tergantung dari jenis BIOS nya.
[AMI BIOS]
Beep 1x : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 6x : Kesalahan Gate A20 - Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8x : Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, Beep 11x : Checksum Error, periksa Batre Bios, dan ganti dengan yang baru.
[AWARD BIOS]
Beep 1x Panjang : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 1x Panjang 2x Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya tidak pas (kurang masuk), Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang. Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi.
Batrey CMOS Rusak / Lemah
Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
Solusi : Segera Ganti Batrey nya
Gejala : CPU yang sering Hang?
Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil…..sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat mengatasi masalah tersebut
Gejala : Komputer sering tampil blue screen apa penyebabnya?
Solusi : Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.
Gejala : Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnya tidak begitu lambat
Solusi : Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.*
sumber : http://souletz.blogspot.com/2012/03/gejala-kerusakan-motherboard-dan-cara.html
Tuesday, May 5, 2015
Menghitung kebutuhan hardisk untuk storage recording cctv
1 hari = 24 (jam) x 60 (menit) x 60( detik)
= 86400 s
bitrate = 768 bit/s
kebutuhan hardisk = bitrate x hari
= 768 x 86400 bit
= 66355200 bit
bagi 8 (byte) = 8.294.400 bytes.
bagi 1024 (MB) = 8100
bagi 1024 (GB) = 7.91 GB/hari.
tetapi actual size nya (saya lihat ukuran file hasil rekaman kamera dlink dcs-942L) =
4 mei - actual size = 09:13:00 pm
size 930 MB (975.617.519 bytes)
size on disk 930 MB (975.712.256 bytes)
5 mei - size on disk 7.85G (8.436.707.328)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
sekarang bandingkan dengan perhitungan kita
(4 mei 2015) 11:59:59 - 9:13:00 = 2:46:59
= 2 x 3600 + 46 x 60 + 59
= 7200 + 2760 + 59
= 10019 bit/s
----kalikan( 768/8 )
= 961824 bytes/s
---- bagi 1024. 1024 ----
= 0.91726684 GB
---- kalikan 1024 lagi----
~ 939 MB
(5 mei 2015) full 1 hari
size on disk 7.85G (8.436.707.328)
hampir sama dengan perhitungan kita ~ 7.91 GB.
= 86400 s
bitrate = 768 bit/s
kebutuhan hardisk = bitrate x hari
= 768 x 86400 bit
= 66355200 bit
bagi 8 (byte) = 8.294.400 bytes.
bagi 1024 (MB) = 8100
bagi 1024 (GB) = 7.91 GB/hari.
tetapi actual size nya (saya lihat ukuran file hasil rekaman kamera dlink dcs-942L) =
4 mei - actual size = 09:13:00 pm
size 930 MB (975.617.519 bytes)
size on disk 930 MB (975.712.256 bytes)
5 mei - size on disk 7.85G (8.436.707.328)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
sekarang bandingkan dengan perhitungan kita
(4 mei 2015) 11:59:59 - 9:13:00 = 2:46:59
= 2 x 3600 + 46 x 60 + 59
= 7200 + 2760 + 59
= 10019 bit/s
----kalikan( 768/8 )
= 961824 bytes/s
---- bagi 1024. 1024 ----
= 0.91726684 GB
---- kalikan 1024 lagi----
~ 939 MB
(5 mei 2015) full 1 hari
size on disk 7.85G (8.436.707.328)
hampir sama dengan perhitungan kita ~ 7.91 GB.
passing usb printer ke proxmox ke vm, vm windows
from the host
lsusb -t
/: Bus 05.Port 1: Dev 1, Class=root_hub, Driver=uhci_hcd/2p, 12M
/: Bus 04.Port 1: Dev 1, Class=root_hub, Driver=uhci_hcd/2p, 12M
/: Bus 03.Port 1: Dev 1, Class=root_hub, Driver=uhci_hcd/2p, 12M
|__ Port 1: Dev 4, If 0, Class=vend., Driver=usbfs, 1.5M
|__ Port 2: Dev 5, If 0, Class=vend., Driver=usbfs, 1.5M
/: Bus 02.Port 1: Dev 1, Class=root_hub, Driver=uhci_hcd/2p, 12M
/: Bus 01.Port 1: Dev 1, Class=root_hub, Driver=ehci_hcd/2p, 480M
|__ Port 1: Dev 2, If 0, Class=hub, Driver=hub/4p, 480M
|__ Port 3: Dev 5, If 0, Class=comm., Driver=usbfs, 480M
|__ Port 3: Dev 5, If 1, Class=data, Driver=usbfs, 480M
- Example 1: Bus 3, Port 1 => 3-1
- Example 2: Bus 1, Port 1, Port 3 => 1-1.3
root@server01:~#lsusb -t
5-2:1.1: No such file or directory
/: Bus 06.Port 1: Dev 1, Class=root_hub, Driver=xhci_hcd/2p, 5000M
/: Bus 05.Port 1: Dev 1, Class=root_hub, Driver=xhci_hcd/2p, 480M
|__ Port 2: Dev 2, If 0, Class=print, Driver=usblp, 480M
|__ Port 2: Dev 2, If 1, Class=vend., Driver=, 480M
/: Bus 04.Port 1: Dev 1, Class=root_hub, Driver=xhci_hcd/4p, 5000M
/: Bus 03.Port 1: Dev 1, Class=root_hub, Driver=xhci_hcd/4p, 480M
/: Bus 02.Port 1: Dev 1, Class=root_hub, Driver=ehci-pci/2p, 480M
|__ Port 1: Dev 2, If 0, Class=hub, Driver=hub/8p, 480M
|__ Port 5: Dev 3, If 0, Class=HID, Driver=usbhid, 1.5M
|__ Port 6: Dev 5, If 0, Class=HID, Driver=usbhid, 1.5M
|__ Port 6: Dev 5, If 1, Class=HID, Driver=usbhid, 1.5M
/: Bus 01.Port 1: Dev 1, Class=root_hub, Driver=ehci-pci/2p, 480M
|__ Port 1: Dev 2, If 0, Class=hub, Driver=hub/6p, 480M
tambahkan port usb ke
VM's configuration file /etc/pve/qemu-server/ .conf dan tambakan line:
Thursday, April 30, 2015
Setting dasar mikrotik, (gateway)
=================== mikrotik dasar =========================
mengubah menjadi port switch.
[admin@MikroTik] > interface ethernet switch port set numbers=1 (ether1) ==> koneksi data utama, dengan 12 ip public
Running : ada kabel nyolok, berdiri sendiri.
Slave : terhubung dengan port lain(port master) seperti kebanyakan switch unmanaged,
R S : ada kabel nyolok dan terhubung dengan port lain.
ngecek slave atau tidak
[admin@MikroTik] > interface ethernet print detail where slave
mengubah menjadi port switch dengan salah satu master
admin@MikroTik] > interface ethernet set ether2,ether4,ether6,ether8 master-port=ether1 (agar bisa bridging)
menambah ip address : 192.168.1.1
admin@MikroTik] > ip address add interface=ether2 address=192.168.88.1/24 comment=linkA-kelinkB disabled=no
menambah routing static
[admin@MikroTik] > ip route add gateway=192.168.1.1
route static untuk network tertentu
[admin@MikroTik] > ip route add dst-address=192.168.1.0 gateway=192.168.1.228
setting jam
[admin@MikroTik] > system clock set time-zone-name=Asia/Jakarta
ntp client
[admin@MikroTik] > system ntp client set enabled=yes primary-ntp=173.194.126.8 secondary-ntp=202.150.160.150
cek > system clock print.
mengaktifkan mrtg
[admin@MikroTik] > tool graphing interface add allow-address=0.0.0.0/0 set store-every=5min
melihat port service ssh
[admin@MikroTik] > ip service print
melihat pengaturan port slave
[admin@MikroTik] > interface ethernet print
mengubah menjadi port switch.
[admin@MikroTik] > interface ethernet switch port set numbers=1 (ether1) ==> koneksi data utama, dengan 12 ip public
Running : ada kabel nyolok, berdiri sendiri.
Slave : terhubung dengan port lain(port master) seperti kebanyakan switch unmanaged,
R S : ada kabel nyolok dan terhubung dengan port lain.
ngecek slave atau tidak
[admin@MikroTik] > interface ethernet print detail where slave
mengubah menjadi port switch dengan salah satu master
admin@MikroTik] > interface ethernet set ether2,ether4,ether6,ether8 master-port=ether1 (agar bisa bridging)
menambah ip address : 192.168.1.1
admin@MikroTik] > ip address add interface=ether2 address=192.168.88.1/24 comment=linkA-kelinkB disabled=no
menambah routing static
[admin@MikroTik] > ip route add gateway=192.168.1.1
route static untuk network tertentu
[admin@MikroTik] > ip route add dst-address=192.168.1.0 gateway=192.168.1.228
setting jam
[admin@MikroTik] > system clock set time-zone-name=Asia/Jakarta
ntp client
[admin@MikroTik] > system ntp client set enabled=yes primary-ntp=173.194.126.8 secondary-ntp=202.150.160.150
cek > system clock print.
mengaktifkan mrtg
[admin@MikroTik] > tool graphing interface add allow-address=0.0.0.0/0 set store-every=5min
melihat port service ssh
[admin@MikroTik] > ip service print
melihat pengaturan port slave
[admin@MikroTik] > interface ethernet print
Tuesday, April 21, 2015
Error no-swt-gtk saat menjalankan kettle di pentaho
solusi : sudo apt-get install libswt-gtk-3-jni libswt-gtk-3-java
dan running lagi.
./spoon.sh
dan running lagi.
./spoon.sh
timeout in locking authority file /home/username/.Xauthority
check
ls -l ~/.Xauthority
It should be owned by you. If not, run
sudo chown user ~/.Xauthority
where user is your username
Then, run
Then, run
chmod u+rw ~/.Xauthority
then, retry startx
sumber : https://bbs.archlinux.org/viewtopic.php?id=180471
Wednesday, April 15, 2015
remote desktop Windows Server 2012 R2 Error from linux
solusi :
sudo apt-get install xfreerdp-x11
- run SystemPropertiesRemote.exe
- deselect "Allow connections only from computers running Remote Desktop with NLA"
- try to connect from linux client
sudo apt-get install xfreerdp-x11
Tuesday, April 14, 2015
Install Pentaho BI
Create user account
sudo useradd -s /bin/bash -m pentaho
passwd pentaho
download pentaho BA dan DI
chmod a+x pentahoBA.bin
next next next. . .

yes dan muncul error -_-
*note admin : password dan suzy : password
extract java hasil download di oracle. dan benerkan linker nya.
export PENTAHO_JAVA_HOME =/home/pentaho/pentaho/jdk1.7.0_75
export PENTAHO_INSTALLED_LICENSED_PATH=/home/pentaho/.pentaho
taruh di bash.
tekan keatas
tambahi
tekan keatas
tambahi
echo “export PENTAHO_JAVA_HOME =/home/pentaho/pentaho/jdk1.7.0_75”
>> /home/pentaho/.bashrc
echo “export
PENTAHO_INSTALLED_LICENSED_PATH=/home/pentaho/.pentaho” >>
/home/pentaho/.bashrc
karena java belum kedetect. maka buat pakai cara lain
apt-get install java-package
make-jpkg jdk-7u2-linux-x64.tar.gz
dpkg -i oracle-j2sdk1.7_1.7.0+update2_amd64.deb
dpkg -i oracle-j2sdk1.7_1.7.0+update2_amd64.deb
sudo update-alternatives --config java
kemudian sesuaikan dengan link java, kebetulan pada percobaan
ini menggunakan /usr/lib/jvm/j2sdk1.7oracle/
start pentaho
./Pentaho/server/biserver-ee/start-pentaho.sh
kemudian akses di http://192.168.123.100:8080 sesuai dengan ip
server

========= membuat pentaho jalan di start boot ==========
script
#!/bin/sh
### BEGIN INIT INFO
# Provides: start-pentaho stop-pentaho
# Required-Start: networking postgresql
# Required-Stop: postgresql
# Default-Start: 2 3 4 5
# Default-Stop: 0 1 6
# Description: Pentaho BA Server
### END INIT INFO
case "$1" in
"start")
su - pentaho -c "/home/pentaho/Pentaho/server/biserver-ee/start-pentaho.sh"
;;
"stop")
su - pentaho -c "/home/pentaho/Pentaho/server/biserver-ee/stop-pentaho.sh"
;;
*)
echo "Usage: $0 { start | stop }"
;;
esac
exit 0
#!/bin/sh
### BEGIN INIT INFO
# Provides: start-pentaho stop-pentaho
# Required-Start: networking postgresql
# Required-Stop: postgresql
# Default-Start: 2 3 4 5
# Default-Stop: 0 1 6
# Description: Pentaho BA Server
### END INIT INFO
case "$1" in
"start")
su - pentaho -c "/home/pentaho/Pentaho/server/biserver-ee/start-pentaho.sh"
;;
"stop")
su - pentaho -c "/home/pentaho/Pentaho/server/biserver-ee/stop-pentaho.sh"
;;
*)
echo "Usage: $0 { start | stop }"
;;
esac
exit 0
===========install postgresql============
●
Create the file /etc/apt/sources.list.d/pgdg.list, and
add a line for the repository deb http://apt.postgresql.org/pub/repos/apt/
wheezy-pgdg main
●
Import the repository signing key,
and update the package lists wget --quiet -O -
https://www.postgresql.org/media/keys/ACCC4CF8.asc | \
●
sudo apt-key add -
●
sudo apt-get update
http://www.postgresql.org/download/linux/debian/
Monday, April 13, 2015
Langkah awal menjadi administrator menggunakan ubuntu
biasanya sehabis install ubuntu server, maka yang saya lakukan adalah mempercantik shell [bash].
1. Mempercantik bash
1. Mempercantik bash
Sunday, April 12, 2015
Pembiasan : Mempengaruhi Kualitas Koneksi Sinyal
Semoga Bermanfaat


[SHARE] dari Adi suhadi (grup fb : mikrotik indonesia)
Apakah kita pernah dengar kata BIAS / PEMBIASAN ?
iya betul, artinya pemantulan atau pembelokan
Nah adakah hubungan pembiasan dengan Signal dan Frekuensi ?
Jawaban-nya : Ada
Mungkin di artikel orang tidak pernah membahas masalah ini, tapi saya akan membahas masalah PEMBIASAN ini sesuai dengan pengalaman yang sering saya alami...
Perlu kita ketahui bahwa di Negeri Tercinta kita Indonesia ini Kelembaban udaranya sangat tinggi, karena terbagi menjadi beberapa pulau. Faktor kelembaban udara ini yang sering membuat kita tidak sadar bahwa akan mempengaruhi di dunia Nirkabel / Wireless.
Untuk anda pemakai Wireless, Pernahkah anda mengalami kelambatan dalam browsing bahkan mati (DC) pas waktu hujan atau bahkan setelah hujan ? apakah yang anda pikirkan waktu koneksi sedang lambat / DC di waktu hujan atau setelah hujan? Apakah anda langsung menyalahkan pihak ISP (Penyedia Internet) ?
Ingat, salah satu penyebab lambat / DC suatu koneksi selain interfrensi adalah PEMBIASAN / PEMBELOKAN dari kelembaban udara, air hujan yang turun dari langit menyebabkan PEMBIASAN / PEMBELOKAN yang sangat tinggi, maka dari itu signal pun akan terjadi PEMBIASAN / PEMBELOKAN sesuai volume air hujan yang turun.
Apakah kita sudah memahami mengapa bila hujan turun, jaringan Wireless kita sering bermasalah?
Semua karena ada PEMBIASAN (menurut pengalaman saya dilapangan)
Pertanyaan :
• Khusus anda yang berada di daerah pantai atau daerah yang berjarak kurang lebih 5Km dari laut, Pernahkah anda mengkoneksikan 2 buah alat wireless dengan jarak yang tidak terlalu jauh, tidak ada penghalang apapun dan hasil yang kurang Maksimal ?
Mungkin kita langsung beranggapan bahwa alat kita yang kurang bagus dan langsung menggantinya dengan yang baru.
Solusi Saya (Berdasarkan Pengalaman):
• Laut adalah faktor utama penyebab terjadinya kelembaban udara yang sangat tinggi, maka dari itu apabila kita melakukan pengkoneksian perangkat Wireless di daerah yang tak jauh dari laut tak jarang anda berbolak-balik dari titik 1 ke titik yang lain karena hasil kurang bagus bahkan tidak terdetek di sisi AP, salah satu penyebab terbesar mengapa hasil pengkoneksian kurang maksimal adalah BIAS / PEMBIASAN / PEMBELOKAN signal dari kelembaban udara di sekitar laut.
Yang biasa saya lakukan apabila terjadi PEMBIASAN / PEMBELOKAN pada signal karena area yang saya kerjakan tidak jauh dari laut adalah
1. Mengarahkan kedua perangkat Wireless saya mengarah serong keatas 135’ (derajat)
2. Mengganti adaptor 24V 1A Menjadi 24V 2A
Gambar dibawah adalah real Point To Point Tim saya untuk jaringan Pemkab Bekasi,
Berawal pointing lurus horizontal dan mendapatkan hasil yang kurang Maksimal,
Setelah mengetahui bahwa Tim saya sedang mengalami kendala PEMBIASAN maka saya berinisiatif untuk mengganti Adaptor 24V 1A menjadi 24V 2A dan hasilnya lumayan agak bagus, tapi saya masih kurang puas dengan hasil yang sekarang, dan saya teringat laut adalah faktor penyebab PEMBIASAN karena kelembaban-nya akhirnya saya meng-instruksikan Tim saya untuk menggeser Antenna Grid sedikit keatas kira-kira 135’ (derajat)…. Dan Tarrraaaaa…
Hasilnya sungguh memuaskan bagi saya untuk area yang kelembaban-nya tinggi…
Apakah kita pernah dengar kata BIAS / PEMBIASAN ?
iya betul, artinya pemantulan atau pembelokan
Nah adakah hubungan pembiasan dengan Signal dan Frekuensi ?
Jawaban-nya : Ada
Mungkin di artikel orang tidak pernah membahas masalah ini, tapi saya akan membahas masalah PEMBIASAN ini sesuai dengan pengalaman yang sering saya alami...
Perlu kita ketahui bahwa di Negeri Tercinta kita Indonesia ini Kelembaban udaranya sangat tinggi, karena terbagi menjadi beberapa pulau. Faktor kelembaban udara ini yang sering membuat kita tidak sadar bahwa akan mempengaruhi di dunia Nirkabel / Wireless.
Untuk anda pemakai Wireless, Pernahkah anda mengalami kelambatan dalam browsing bahkan mati (DC) pas waktu hujan atau bahkan setelah hujan ? apakah yang anda pikirkan waktu koneksi sedang lambat / DC di waktu hujan atau setelah hujan? Apakah anda langsung menyalahkan pihak ISP (Penyedia Internet) ?
Ingat, salah satu penyebab lambat / DC suatu koneksi selain interfrensi adalah PEMBIASAN / PEMBELOKAN dari kelembaban udara, air hujan yang turun dari langit menyebabkan PEMBIASAN / PEMBELOKAN yang sangat tinggi, maka dari itu signal pun akan terjadi PEMBIASAN / PEMBELOKAN sesuai volume air hujan yang turun.
Apakah kita sudah memahami mengapa bila hujan turun, jaringan Wireless kita sering bermasalah?
Semua karena ada PEMBIASAN (menurut pengalaman saya dilapangan)
Pertanyaan :
• Khusus anda yang berada di daerah pantai atau daerah yang berjarak kurang lebih 5Km dari laut, Pernahkah anda mengkoneksikan 2 buah alat wireless dengan jarak yang tidak terlalu jauh, tidak ada penghalang apapun dan hasil yang kurang Maksimal ?
Mungkin kita langsung beranggapan bahwa alat kita yang kurang bagus dan langsung menggantinya dengan yang baru.
Solusi Saya (Berdasarkan Pengalaman):
• Laut adalah faktor utama penyebab terjadinya kelembaban udara yang sangat tinggi, maka dari itu apabila kita melakukan pengkoneksian perangkat Wireless di daerah yang tak jauh dari laut tak jarang anda berbolak-balik dari titik 1 ke titik yang lain karena hasil kurang bagus bahkan tidak terdetek di sisi AP, salah satu penyebab terbesar mengapa hasil pengkoneksian kurang maksimal adalah BIAS / PEMBIASAN / PEMBELOKAN signal dari kelembaban udara di sekitar laut.
Yang biasa saya lakukan apabila terjadi PEMBIASAN / PEMBELOKAN pada signal karena area yang saya kerjakan tidak jauh dari laut adalah
1. Mengarahkan kedua perangkat Wireless saya mengarah serong keatas 135’ (derajat)
2. Mengganti adaptor 24V 1A Menjadi 24V 2A
Gambar dibawah adalah real Point To Point Tim saya untuk jaringan Pemkab Bekasi,
Berawal pointing lurus horizontal dan mendapatkan hasil yang kurang Maksimal,
Setelah mengetahui bahwa Tim saya sedang mengalami kendala PEMBIASAN maka saya berinisiatif untuk mengganti Adaptor 24V 1A menjadi 24V 2A dan hasilnya lumayan agak bagus, tapi saya masih kurang puas dengan hasil yang sekarang, dan saya teringat laut adalah faktor penyebab PEMBIASAN karena kelembaban-nya akhirnya saya meng-instruksikan Tim saya untuk menggeser Antenna Grid sedikit keatas kira-kira 135’ (derajat)…. Dan Tarrraaaaa…
Hasilnya sungguh memuaskan bagi saya untuk area yang kelembaban-nya tinggi…
Saturday, April 11, 2015
proxmox iso burn ke usb. tidak bisa menggunakan rufus atau unetbootin
kalau di linux
cukup dd if=pve-cd.iso of=/dev/XYZ bs=1M
kalau di windows
http://www.osforensics.com/tools/write-usb-images.html
cukup dd if=pve-cd.iso of=/dev/XYZ bs=1M
kalau di windows
http://www.osforensics.com/tools/write-usb-images.html
Thursday, April 2, 2015
proxmox option boot
The above example linux ext4 maxroot=10 swapsize=20 sets the partition format to ext4 (ext3 is the default), creates a root partition of 10GB providing the disk is large enough and swapsize of 20GB.
The options available at the boot menu are:
- linux ext4 – sets the partition format to ext4. The default is ext3.
- hdsize=nGB – this sets the total amount of hard disk to use for the Proxmox installation. This should be smaller than your disk size.
- maxroot=nGB – sets the maximum size to use for the root partition. This is the max size so if the disk is too small, the partition may be smaller than this.
- swapsize=nGB – sets the swap partition size in gigabytes.
- maxvz-nGB – sets the maximum size in gigabytes that the data partition will be. Again, this is similar to maxroot and the final partition size may be smaller.
- minfree=nGB – sets the amount of free space to remain on the disk after the Proxmox instillation.
Subscribe to:
Posts (Atom)
